Valuasi Startup Sebelum Unicorn, Ini Tahapannya


Valuasi Startup Sebelum Unicorn, Ini Tahapannya
Centaurs/Google

Valuasi statup atau bisnis rintisan harus melalui banyak tahapan sebelum mencapai level unicorn. Bukan hanya unicorn, ternyata masih banyak banyak nama binatang lain dalam startup. Yang pasti, valuasi startup membutuhkan pendanaan lebih agar perusahaan bergerak, tumbuh, dan berkembang.

Pendanaan startup pada tahap pertama oleh investor dikenal dengan istilah seed round. Di Indonesia, investasi pada tahap awal ini berkisar Rp500 juta sampai Rp2,5 miliar. Dana tersebut cukup untuk membantu stratup mendirikan kantor yang representatif, merekrut SDM, dan membuat prototipe produk.

Pada tahap ini, investor menanamkan dana untuk mengetahui secara jelas potensi produk, sekaligus membaca peluang penggunanya.Pendanaan  biasnaya untuk menutup biaya pemasaran, gaji, dan operasional perusahaan.

Tahap selanjutnya adalah angel round. Pada tahap ini belum ada valuasi stratup karena biaya sepenuhnya digunakan untuk mendapatkan pengguna awal, uji coba produk, dan perbaikan produk. Para investor menanamkan modal biasanya karena alasan bahwa produk startup mencuri perhatian publik.

Putaran Seri A (Series A Round) merupakan tahap berikutnya.Pendanaan pada tahap ini diberikan investor setelah yakin bahwa produk sudah diterima dan mendapatkan pasar pengguna. Bagi pendiri startup, investasi pada tahap ini dibutuhkan agar perusahan rintisannya tetap eksis. Besarnya suntikan modal pada tahap ini berkisar Rp10 miliar sampai Rp33 miliar.

Dari Putaran Seri A dilanjutkan Putaran Seri B (Series B Round) yang besarnya pendanaan mulai Rp22 miliar-Rp80 miliar. Investasi pada tahapan ini digunakan founder untuk menggenjot ekspansi pasar.

Ini Tahapan Valuasi Stratup Sebelum Unicorn
Tahapan startup/Istimewa

Level Valuasi

Setelah melalui empat tahap pendanaan, maka startup mulai memasuki level-level valuasi. Nilai paling bawah dari startup adalah Cockroach atau kecoa. Investor tertarik menanamkan modal karena perusahaan rintisan dengan nilai kecil ini gigih dan tahap banting. Besarnya dana biasanya mendekati Rp 100 miliar.

Level selanjutnya adalah Ponies atau kuda poni. Level ini berlaku untuk startup dengan valuasi 10 juta dolar AS atau setara Rp 141 miliar. Perusahaan startup akan naik kelas ke level Centaurs. Dalam mitologi Yunani, Centaurs adalah  kuda berkepala manusia. Centaurs menandai perusahaan rintisan dengan valuasi 100 juta dolar AS atau Rp 1,41 triliun. Hingga akhirnya, perusahaan rintisan seperti ini akan mencapai level unicorn karena mampu menembus 1 miliar doalar AS atau kira-kira setara Rp 14,1 triliun.

Startup dengan predikat unicorn tentu bukan perusahaan ecek-ecek lagi. Di Indonesia baru empat startup yang berada dalam kasta ini, yaitu Gojek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

Ini Tahapan Valuasi Stratup Sebelum Unicorn
Google/Reutres

 

10 Startup Unicorn

Sedangkan untuk dunia, 10 perusahaan rintisan yang masuk dalam level unicorn adalah:

  1. Uber, perusahaan rintisan di bidang transportasi. Startup dari San Francisco, California, AS, ini memiliki valuasi US$ 62 miliar.
  2. Xiaomi, perusahaan gadget dari Beijing, Tiongkok, dengan valuasi US$ 45 miliar.
  3. Airbnb, sebuah aplikasi yang menghubungkan penyewa dan penyedia penginapan dari San Francisco, California, AS, dengan valuasi US$ 25,5 miliar.
  4. Palantir, produsen software analisis data (Palo Alto, California) dengan valuasi US$ 20,5 miliar.
  5. Didi Kuaidi, bergerak di jasa transportasi seperti Uber. Startup asal Beijing, Tiongkok, ini mencapai valuasi US$ 16 miliar.
  6. Snapchat adalah media sosial berbasis video streaming (Venice, California) dengan valuasi sekitar US$ 16 miliar.
  7. China Internet Plus, sebuah perusahaan penyedia jasa internet (Beijing, Tiongkok) dengan nilai US$ 15 miliar.
  8. Flipkart, perusahaan e-commerce asal Bangalore, India, dengan valuasi US$ 15 miliar.
  9. SpaceX, perusahaan aerospace (Hawthrone, California) sekitar US$ 12 miliar.
  10. Pinterest, startup media sosial asal San Francisco, California, memiliki bernilai sekitar US$ 11 miliar.

Namun, unicorn bukan akhir dari level startup. Masih tersisa dua kelas lagi, yaitu Decacorn dan Hectocorn. Decacorn adalah gelar untuk startup dengan nilai sebesar 10 miliar dollar AS atau Rp 140 triliun.

Sedangkan predikat Hectocorn sebagai level puncak diperuntukkan untuk perusahaan startup dengan nilai mencapai 100 miliar dollar atau sekitar Rp 1,400 triliun. Wow! Di seluruh dunia hanya ada beberapa startup yang mampu mencapai level ini, antara lain Google, Microsoft, Facebook, dan Apple. (*)

 

 

 

 

 

 

 


104 Articles
Wartawan aktif di The Jakarta Post. Sedang berusaha keras merintis jualan kaos mendemciu dan kopi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.