Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story


Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto bawah air wisata Umbul POnggok/instagram

Wisata Umbul Ponggok Klaten memang penuh sensasi. Kolam alami yang mejadi unggulan wisata Umbul Ponggok ini menawarkan snorkeling, latihan diving, dan berfoto selfie bawah air.

Pengunjung bisa berfoto dengan ikan-ikan tawar yang warna-warni, juga dengan  berbagai benda darat sebagai properti, seperti sepeda motor tua, becak, tenda kemah, bangku taman, dan lainnya.

Pengunjung pun tidak perlu membawa fotograger ataupun kamera sendiri. Pasalnya, pengelola Umbul Ponggok sudah menyediakan peralatan foto berikut fotografernya. Pengunjung hanya tinggal berpose, dan klik! Foto pun jadi.

Snorkelling atau menyelam di air dangkal menjadi salah satu menu favorit para wisatawan di Umbul Punggok. Meski menyelam di air tawar, namun tidak kalah menyenangkan dengan snorkelling di laut. Wisata Umbul Ponggok bahkan mendapat julukan Bunaken Air Tawar kejernihan air dan banyaknya ikan yang berkeliaran di umbul itu.

Memang tidak akan ditemukan terumbu karang di Umbul Ponggok. Namun sebagai gantinya, pengunjung yang melakukan snorkelling akan bertemu dengan ikan-ikan warna warni. Mereka juga tidak perlu khawatir terbawa arus karena mereka hanya snorkelling di kolam, bukan laut.

Umbul Ponggok bukan kolam renang dengan dasar keramik. Sebaliknya, dasar umbul dibiarkan alami berupa pasir dan bebatuan. Ikan-ikan air tawar warna-warni disebar untuk menciptakan kesan seperti bawah laut. Air umbul yang terus mengalir membuat kolam tidak amis.

Selain snorkelling, berfoto selfie di bawah air juga menjadi favorit pengunjung wisata Umbul Ponggok. Pengelola mendesain bawah air sedemikian rupa sehingga menjadi tempat selfie yang unik dan instagramable. Bahakan tidak sedikit yang menjadikan bawah air Umbul Ponggok menjadi lokasi foto prewedding.

Tidak hanya di bawah air, wisatawan juga bisa naik perahu kayuh mengelilingi umbul. Sementara anak-anak bisa bebas berenang di kolam pendek dan dangkal. Wisata Umbul memang sangat cocok sebagai wisata keluarga.

Foto-foto Umbul Ponggok

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto Umbul Ponggok/Istimewa
Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto Umbul Ponggok/travel kompas
Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto Umbul Ponggok/Istimewa
Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto Umbul Ponggok/Lelungan.net
Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto Umbul Ponggok/gpswisataindonesiainfo
Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto Umbul Ponggok/pictame
Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Foto Umbul Ponggok/Istimewa

Harga Tiket Umbul Ponggok

Lokasi wisata Umbul Ponggok ada di Klaten, tepatnya di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo. Waktu tempuh wisata Umbul Ponggok dari Yogyakarta, Solo, dan Boyolali hanya sekitar 1 jam menggunakan kendaraan pribadi.

Wisata Umbul Ponggok bbuka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00.

Tiket masuk Rp 15.000 (reguler)

Tiket masuk Rp 30.000 (paket snorkel dan pelampung)

Harga Sewa Perlengkapan di  Wisata Umbul Ponggok:

Sewa pelampung Rp. 7.000

Sewa fin atau kaki katak Rp. 7.000

Sewa alat snorkling Rp. 13.000

Sewa kamera bawah air 30 menit max 4 orang + guide Rp. 60.000

Sewa kamera bawah air 1 jam max 7 orang + guide Rp. 100.000

Sewa properti sepeda Rp 30.000

Sewa properti motor Rp 100.000

Sewa properti set taman/laptop/tv Rp 60.000

Sewa tenda/kursi Rp 100.000

Sewa jetskyy/ayunan double Rp 150.000

Paket Walker-Power Dive Rp 150.000

Paket Diving   Rp 250.000

-dokumentasi

-tabung oksigen

-kaki katak

-swim suit & googles

-bimbingan

Sewa tempat untuk pemotretan Pre Wedding di wisata Umbul Ponggok Rp 300.000

Paket Prewedding Standar   Rp 2.000.000

– pemotretan 1 hari

-3 fotografer

-sewa tempat pemotretan

-dokumentasi soft copy

Paket Prewedding Full   Rp 3.000.000

-pemotretan 1 hari

-3 fotografer

-1 make up artis

-wardrobe

-biaya sewa tempat

-dokumentasi softcopy dan cetak

Persewaan Locker  Rp  3.000

Bilas kamar mandi Rp 2.000

Parkir sepeda motor Rp 5.000

Parkir mobil Rp  10.000

Jalur Menuju Wisata Umbul Ponggok

Jalur menuju wisata Umbul Ponggok sangat mudah, elalui tiga kota yang terdekat, yaitu:

Dari  arah Solo dan kota sekitarnya

Dari jalur ini bisa lewat Jalan Raya Solo-Yogyakarta. Sesampai di pertigaan Terminal Penggung, Delanggu (lampu merah) ambil jalan ke kanan. Ikuti jalan itu hingga pertigaan Markas Koramil. Dari pertigaan ambil arah kanan, ikuti jalan sampai terlihat wisata Umbul Ponggok.

Dari arah Yogyakarta

Lewat Jalan Raya Yogyakarta-Solo. Sesampai di persimpangan RSUD Suradji Tirtonegoro ambil lurus lewat tengah kota. Sesampai di persimpangan lampu merah belok kiri sampai bertemu lampu merah GOR Gelarsena Klaten. Selanjutnya belok kiri ke arah Jatinom atau Polanharjo sampai di persimpangan dekat Markas Koramil. Ikuti jalan sampai terlihat wisata Umbul Ponggok.

Dari arah Boyolali

Dari Boyolali ambil jalur menuju Jatinom. Sesampai di Pasar Jatinom ambil jalan arah Terminal Penggung. Berhentilah di pertigaan Markas Koramil, selanjutnya ambil arah ke kanan, lurus menuju wisata Umbul Ponggok. Gunakan Google Map untuk memudahkan perjalanan.

Panduan Wisata Umbul Ponggok

Untuk mengurangi pengeluaran sebaiknya bawa kamera sendiri untuk berfoto di bawah air.  Waktu terbaik berkujung adalah pukul 07.00-09.00 dan pukul 15.00-16.00 karena itu merupakan waktu terbaik untuk mendapatkan moment foto underwater.

Pemotretan pagi atau sore hari akan menghasilkan gambar yang lebih bagus. Air umbul masih jernih, dan sinar matahari tidak terik sehingga menghasilkan pencahayaan yang bagus. Suasana pagi juga masih sepi mengunjung sehingga lebih leluasa untuk mengeksplorasi wisata Umbul Ponggok.

Disarankan juga untuk datang ke wisata Umbul POnggok pada Senin-Kamis karena sat weekend (Jumat-Minggu), tertutama pada hari libur panjang, wisata Umbul Ponggok sangat padat sehingga sulit mengnemukan spot foto terbaik.

Selalu siapkan pelampung untuk kondisi darurat.

Sejarah Wisata Umbul Ponggok

Desa Ponggok mempunyai cerita rakyat. Konon, nama berawal dari sebuah ramalan leluhur desa yang mengatakan telaga di desa itu akan menjadi telaga sangat besar yang menggenangi pemukiman. Ramalan itu ditandai dengan munculnya sepasang ikan gereh pethek (hanya berupa kepala dan duri).

Para leluhur kemudian menggelar pertunjukkan ledhek dengan iringan gamelan lengkap. Namun, saat pertunjukan akan dimulai para enabuh gamelan, pengrawet, dan sinden hilang secara tiba-tiba. Di tengah suasana kacau, seekor burung Pungguk besar hinggap di pohon.

Si burung menunjukkan adanya gong jatuh ke telaga dan menyumbat saluran air. Warga pun ramai-ramai menggotong gong keluar sehingga air kembali mengalir lancar. Sampai sekarang gong yang sudah menjadi batu itu masih terperlihara dengan baik.

Peristiwa itu kemudian diabadikan dengan menamai desai itu Ponggok. Warga pun merawat sumber air yang dipercaya membawa berkah bagi warga sekitar. Umbul Ponggok pada awalnya adalah sendang atau kolam pemandian alami ukuran kolam 50 meter x 25 meter dengan kedalaman mulai 1,5 meter sampai 2,6 meter.

Dana Desa

Sebelum tahun 2015, Umbul Ponggok hanyalah sendang desa biasa, tempat warga mencari air, mengairi sawah, dan mandi. Tahun 2001 Desa Ponggok bahkan masuk dalam daftar Inpres Desa Tertinggal (IDT).

Hingga akhirnya, Pemerintah Desa Ponggok mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirta Mandiri pada 15 Desember 2009 mengelola toko pakan ikan dan koperasi. Umbul Ponggok hanya dimanfaatkan untuk mandi, mencuci, pengairan.

Forum musyawarah desa baru menggagas pengelolaan komersial Umbul Ponggok pada tahun 2011. Perangkat desa melihat menemukan poensi wisata Umbul Ponggok setelah melihat banyaknya warga luar desa yang berenang di umbul itu.

Apalagi saat itu BUMDes Tirta Mandiri mulai mendapatkan untung dari beberapa usahanya, seperti kolam ikan, pakan, dan kuliner. Setahun didirikan, BUMDes menghasilkan laba Rp100 juta.

Kolam ikan dari 3.000 meter persegi diperluas menjadi 3 hektar setelah mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) khusus perikanan 2011. Warga pun berinvestasi membangun wisata Umbul Ponggok. Akhirnya terkumpul dana warga Rp 600 juta untuk modal awal membangun wisata Umbul Ponggok.

Pengunjung wisata Umbul Ponggok tidak otomasis meningkat. Padahal harga tiket masuk saat itu hanya Rp 5.000. Tren kenaikan pengunjung  mulai terlihat pada 2014 dengan maraknya media sosial seperti facebook dan instagram.

Wisata Umbul Ponggok semakin moncer dengan turunnya dana desa Rp 277 juta pada 2015  yang digunakan  untuk membangun jalan desa dan sanitasi. Tahun 2016 dana desa menjadi Rp 622 juta dan tahun 2017 Rp 634 juta.

Dari 5.000 pengunjung per bulan pada 2012, kini pengunjug wisata Umbul Ponggok mencapai 30 ribu sampai 50 ribu per bulan. Tiket masuk menjadi Rp 15 ribu. Omset wisata Umbul Ponggok dari Rp 150 juta per bulan pada 2012, kini mencapai Rp 15 miliar tahun 2018.

Tidak hanya wisata Umbul Ponggok, BUMDes Tirta Mandiri juga punya 13 unit usaha, antara lain usaha retail, kuliner, dan persewaan gedung. Wisata Umbul Ponggok menyumbang 60% keseluruhan pendapatan BUMDes.

Wisata Air di Klaten

Wisata ait di Klaten tidak hanya wisata Umbul Ponggok. Kota ini memang dikenal dengan wisata air pegunungan yang luar biasa. Tidak heran jika Klaten juga dijuluki “Nagari Seribu Oemboel” atau Negeri Seribu Mata Air .  Beberapa wisata umbul atau wisata air yang lain yang layak dikunjungi adalah:

Baca juga: Wisata Klaten, Wisata Seribu Umbul

Cokro Tulung

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Wisata air Cokro Tulung/Istimewa

Wisata air di Klaten ini bernama Objek Wisata Mata Air Cakra tapi lebih dikenal dengan nama Cokro Tulung. Luasnya 10 hektar, lokasi di Desa Cokro, Kecamatan, Tulung. Wisata ini menyuguhkan air pegunungan yang jernih dan segar untuk berenang. Wahana wisata lain adalah kolam arus, waterboom, kolam slinder, flying fox, dan jembatan goyang.

Harga tiket masuk Rp 10.500 per orang.

Umbul Kapilaler

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Umbul Kapilaler/jalanwisata.id

Umbul Kapiler juga menjadi wisata air di Klaten yang populer. Air pegunungan yang jernih dan segar, serta udara sejuk membuat pengunjung betah berenang di tempat ini.  Saking jernihnya air, dasar umbul bisa dilihat dengan jelas. Lokasi wisata air di Klaten ini di Dukuh Umbulsari, Desa Ponggok, Polanharjo.

Harga tiket masuk gratis.

Umbul Manten

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Umbul Manten/Pinterest.com

Umbul Manten berada di Kelurahan Janti, Kecamatan Polanharjo, tidak jauh dari Umbul Ponggok. Pengunjung akan merasakan sensasi berenang di bawah pohon-pohon besar. Berenang di Umbul Manten serasa berenang di sungai yang berada di tengah hutan lebat.

Harga tiket masuk gratis.

Umbul Brondong

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Umbul Brondong/Instagram

Umbul Brondong menyajikan panorama sawah dan pepohonan. Pengunjung akan emerasakan sensasi berenang di daerah pedesaan yang masih asli dan alami. Wisata umbul di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, ini belum digarap secara komersial.

Harga tiket masuk gratis.

Umbul Geneng

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Umbul Geneng/Istimewa

Umbul Geneng juga menawarkan wisata air pegunungan. Umbul ini kerap digunakan oleh umat Hindu melakukan Upacara Melasti menjelang perayaan Nyepi.  Selain airnya yang jernih, udara di tempat ini sejuk dan segar. Lokasi di Desa Geneng, Kecamatan Kebonarum.

Harga tiket masuk gratis.

Umbul Brintik

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Umbul Brintik/Istimewa

Umbul ini lokasinya juga di Kecamatan Kebonaru, yaitu di Desa Brintik. Pengunjung bisa berenang di kolam yang jernih, dingin, dan segar bersama ikan-ikan. Bebatuan dan dasar bisa dilihat dari atas permukaan saking jernihnya air.

Tiket masuk gratis.

Umbul Gendaren

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Umbu Gendaren/Istimewa

Ada cerita legenda yang mewarnai umbul ini.  Konon, Dewi Gendari sebagai penunggu Umbul Gendaren. Barangsiapa yang mandi di umbul ini dipercaya akan awet muda. Umbul Gendaren merupakan tempat bersejarah karena dulu pernah menjadi tempat bersemadi Raja Surakarta, Pakubuwono X. Lokasi Umbull Gendaren di Kecamatan Jatinom.

Umbul  Pluneng Tirtomulyani

Wisata Umbul Ponggok Never Ending Story
Umbul Pluneng/Istimewa

Umbul Pluneng diwarnai dengan arca-arca Hindu yang tersebar di sekitar kolam. Wisata air ini banyak digunakan untuk berenang atau berendam  sambil menikmati udara segar dan pemandangan alam yang indah.

Menurut cerita tutur, Pluneng berasal dari kata Plung (nyemplung atau masuk ke dalam air), dan Neng (seneng atau senang, gembira). Jadi, mandi di umbul ini akan membuat senang atau bahagia.

Terdapat dua lokasi pemandian, yaitu Umbul Tirto Mulyana dan Umbul Tirto Mulyani. Warga setempat menyebut Umbul Tiro Mulyana sebagai umbul lanang  atau umbul gede (pria), dan Umbul Tirto Mulyani sebagai umbul wedok (wanita). Lokasi di Desa Tempel, Kecamatan Kebonarum.

Harga tiket masuk Rp 4000.

Umbul Pelem

Umbul Pelem
Umbul Pelem/Istimewa

Umbul ini merupakan pemandian yang tidak begitu luas. Namun airnya jernih dinaungi pohon besar. Lokasi Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Saat tempat itu sedang dalam rencana pengembangan wisata.

Tiket masuk gratis.

Umbul Nilo

Umbul Nilo
Umbul Nilo/Istimewa

Pemandian Umbul Nilo juga dipenuhi pohon-pohon besar dan rindang. Berenang di umbul ini sangat nyaman karena suasana begitu tenang dan teduh. Lokasi di Dusun Margosuka, Desa Daleman, Kecamatan Tulung.

Harga tiket masuk gratis.

Umbul Jalatunda

Umbul Jatalunda
Umbul Jatalunda/Istimewa

Seperti di wisata Umbul Ponggok, berenang di pemandian ini akan ditemani oleh ikan-ikan kecil yang berseliweran. Umbul Jalatunda dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1924. Terdiri dari beberapa kolam dengan kedalaman berbeda. Lokasi Umbul Jalatunda di Kecamatan Jatinom. , tepatnya di 10 kilometer utara Kota Klaten.

Harga tiket masuk Rp 3.000

River tubbing di Kali Pusur

River tubing Kali Pusur
River tubing Kali Pusur/kompasiana

Wisata air ini menawarkan river tubbing yang menantang. River tubbing adalah mengarungi aliran air deras dan kencang yang banyak jeram menggunakan papan selancar. Aksi menantang di Kali Pasur ini melintasi tiga desa di Kecamatan Tulung dan Polanharjo Klaten sejauh 10 kilometer.

River tubbing menjadi alternatif bagi para pencinta wisata adrenalin yang penuh tantangan. Jangan khawatir, river boarding di Kali Pusur ini akan aman. Sebab sudah ada standarisasi pengamanan lengkap.

Pengunjung juga akan didampingi dua pemandu profesional.  Perlengkapan pengamanan full safty mulai dari pelampung, pelindung sikut dan kaki, papan penopang, sampai sepatu yang menggunakan fin untuk memudahkan menahan derasnya air.

Harga tiket river tubbing antara Rp 40.000 -Rp 60.000. Lokasi di Dukuh Wareng, Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, tidak jauh dari wisata air Cokro Tulung dan wisata Umbul Ponggok.

Lepen Kencono

Lepen Kencono
Lepen Kencono/Istimewa

Lepen Kencono merupakan wisata keluarga. Airnya sangat jernih, khas air pegunungan. Wisata ini juga menyediakan berbagai wahana permainan, seperti slider, jembatan goyang, dan tubbing anak.

Tiket masuk gratis.

Umbul Sigedang

Umbul Si Gedang
Umbul Si Gedang/Istimewa

Wisata air di Klaten lainnya adalah Umbul Sigedang.Umbul ini merupakan sumber mata air yang digunakan oleh salah satu perusahaan air mineral. Air di umbul ini mengalir deras sehingga selalu bersih dan jernih.Lokasi di Dusun Umbulsari, Kelurahan Ponggok, Kecamatan Polanharjo.

Harga tiket masuk Rp 6.000.

Watterboom Water Gong

Wisata Air Water Gong
Wisata Air Water Gong/Istimewa

Water Gong in lokasinya tidak jauh dari wisata Umbul Ponggok, merupakan destinasi wisata air di Klaten untuk keluarga.  Wisatawan bisa menikmati beberapa wahana seperti susur sungai dengan ban, keliling sungai dengan kapal mini, dan terapi air.

Lokasi Waterboom WaterGong berada di tengah aliran Sungai Gejikan, di area sawah Desa  Ponggok, Polanharjo.

Harga tiket masuk Waterboom Water Gong  Rp 5.000. (*)


104 Articles
Wartawan aktif di The Jakarta Post. Sedang berusaha keras merintis jualan kaos mendemciu dan kopi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.